Timika, HaluanPapua — Anggota MPR RI Fraksi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Papua Tengah, Arjuna Sakir, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Hotel Swiss-Belinn, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (13/12).
Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga masyarakat umum. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan dialog terbuka yang berlangsung interaktif.
Dalam pemaparannya, Arjuna menekankan pentingnya pemahaman dan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Empat Pilar Kebangsaan harus dimaknai dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar persatuan dan kesatuan, khususnya di Kabupaten Mimika, tetap terjaga,” ujar Arjuna.
Pada sesi dialog, sejumlah peserta menyampaikan aspirasi terkait belum optimalnya pemenuhan hak-hak Orang Asli Papua (OAP), terutama dalam implementasi Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus). Selain itu, disoroti pula minimnya program pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi mama-mama Papua serta persoalan rumah layak huni yang dinilai belum tepat sasaran.
Menanggapi hal tersebut, Arjuna menegaskan bahwa peran MPR RI tidak hanya melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, tetapi juga menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses untuk disampaikan kepada pemerintah pusat.
“Prioritas yang kami catat meliputi peningkatan kesejahteraan masyarakat, penyediaan rumah layak huni, serta optimalisasi pelaksanaan Otsus yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan Orang Asli Papua. Aspirasi ini akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan ke depan,” kata Arjuna.
Ia menambahkan, seluruh aspirasi masyarakat Mimika akan menjadi perhatian serius agar tujuan Otonomi Khusus dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat Papua Tengah. (*)






