Timika, HaluanPapua – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dinilai belum tepat sasaran menjadi keluhan utama warga Kelurahan Inauga, Distrik Wania, saat kegiatan Reses Tahap III Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Merry Pongutan, Rabu (17/12).
Keluhan tersebut disampaikan warga secara langsung kepada legislator Partai Golongan Karya (Golkar) yang turun menyerap aspirasi masyarakat. Reses dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan sosial yang masih mereka hadapi.
Selain BLT, warga juga menyoroti belum terealisasinya program rumah layak huni serta perlunya peningkatan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
Masalah pengelolaan sampah turut menjadi perhatian. Warga menilai pelayanan pengangkutan sampah belum berjalan maksimal sehingga berdampak pada kebersihan lingkungan di Kelurahan Inauga.
Menanggapi hal tersebut, Merry Pongutan menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas anggota DPRK untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Semua aspirasi yang disampaikan akan saya tampung dan tindak lanjuti sesuai kewenangan. Reses menjadi ruang bagi kami untuk mendengar langsung suara masyarakat,” ujar Merry.
Ia memastikan aspirasi terkait BLT dan pelayanan BPJS akan dikoordinasikan dengan dinas teknis terkait agar mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah.
Kegiatan Reses Tahap III tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan logistik kepada warga Kelurahan Inauga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. (*)






