Timika, HaluanPapua – Ribuan Jemaat GKI Ebenhaezer Timika mengikuti Ibadah Malam Kudus Natal, Rabu (24/12) malam, sebagai bagian dari rangkaian perayaan kelahiran Yesus Kristus. Ibadah berlangsung khidmat dan penuh penghayatan, ditandai dengan nyala lilin, pujian Natal, serta doa-doa syukur yang dipanjatkan bersama.
Firman Tuhan dalam ibadah tersebut dibacakan dari Injil Matius 2:1–12, yang mengisahkan kelahiran Yesus Kristus serta kedatangan orang-orang majus dari Timur. Pelayanan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Dina Jultuwu, S.Th., M.Mis, dengan tema khotbah “Penggenapan Nubuat Tentang Kelahiran Mesias.”
Dalam perenungannya, Pdt. Dina menegaskan bahwa peristiwa kelahiran Yesus Kristus merupakan bukti nyata penggenapan janji Allah kepada umat manusia. Menurutnya, pengenalan akan Kristus tidak dapat dilepaskan dari kesetiaan Allah yang menggenapi janji-Nya sebagaimana telah dinyatakan sejak zaman para nabi.
“Pengenalan akan Kristus adalah penggenapan dari janji Allah. Mesias lahir bukan hanya untuk satu kelompok atau bangsa tertentu, tetapi untuk disembah oleh semua suku bangsa,” ujar Pdt. Dina di hadapan jemaat.
Lebih lanjut, ia mengajak jemaat untuk memaknai Natal secara mendalam, bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan sebagai panggilan iman untuk hidup dalam kasih, damai, dan persaudaraan di tengah realitas kehidupan yang majemuk.
Suasana kebersamaan terasa kuat sepanjang ibadah, ketika jemaat dari berbagai latar belakang duduk berdampingan, saling berbagi salam damai Natal. Dalam konteks Papua yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan kekeluargaan, perayaan Natal menjadi ruang mempererat ikatan iman sekaligus solidaritas sosial.
Ibadah Malam Kudus ini menjadi momentum refleksi iman bagi Jemaat GKI Ebenhaezer Timika dalam menyambut Natal, sekaligus meneguhkan komitmen gereja untuk hidup sebagai saksi Kristus dan menghadirkan nilai-nilai damai di tengah keberagaman masyarakat. (*)






