Di Tengah Pengungsian Warga Agam, Prabowo Targetkan Huntara Rampung Sebulan

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyapa warga saat meninjau lokasi terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Kamis (18/12/). Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto menyapa warga saat meninjau lokasi terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Kamis (18/12/). Foto: BPMI Setpres

Agam, Haluan Papua — Presiden Prabowo Subianto mengunjungi lokasi terdampak bencana di Posko Pengungsi yang berlokasi di SD Negeri 05 Kayu Pasak Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, Kamis (18/12). Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara turut meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.

Dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI (setkab.go.id), Presiden mendarat di helipad Lapangan Sepak Bola Ipensi Ngungun. Dari lokasi tersebut, Presiden langsung menuju area pembangunan huntara. Pemerintah merencanakan pembangunan sebanyak 100 unit huntara sebagai solusi sementara sebelum proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian permanen dilakukan.

“Saya gembira sudah melihat rumah-rumah hunian sementara mulai dibangun. Bisa selesai sebulan supaya ibu-ibu dan bapak-bapak tidak perlu tinggal di tenda. Setelah itu kita bangun hunian tetap. Saya lihat kualitasnya cukup bagus,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga meninjau langsung kondisi para pengungsi sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik. Saat ini, posko pengungsian menampung 271 jiwa dari 85 kepala keluarga.

Presiden turut meninjau posko trauma healing dan berinteraksi langsung dengan anak-anak pengungsi. Kepala Negara memberikan semangat agar anak-anak tetap ceria dan kuat menghadapi situasi pascabencana.

“Kita akan mampu mengatasinya bersama-sama. Tidak ada yang sendiri,” kata Presiden.

Selain itu, Presiden menyapa para pengungsi, berdialog dengan warga, serta menerima laporan mengenai kebutuhan mendesak di lokasi pengungsian. Presiden juga meninjau dapur umum dan mencicipi makanan yang disiapkan bagi para pengungsi, sebelum melanjutkan peninjauan ke posko kesehatan yang memberikan layanan medis.

“Kami datang untuk melihat langsung, memberi semangat, dan memastikan bahwa negara hadir dan bekerja untuk kalian semua,” pungkas Presiden. (*)

Berita Terkait

Reses di Mimika, Nancy Raweyai Serap Aspirasi Fasilitas Belajar Anak Panti Asuhan
1.400 Siswa Mimika dan Nabire Dapat PIP Aspirasi Yorrys Raweyai
Jembatan Rusak dan Guru Menumpang, Warga Jila Curhat ke DPRK Mimika
Komunitas Musik Timika Bagi Takjil, Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadan
Perkuat Akses Pendidikan Papua Tengah, Soedeson Tandra Kucurkan PIP untuk Ratusan Siswa Mimika
Pidana Mati Bersyarat di KUHP Baru Dinilai Ancam Kepastian Hukum, Advokat Soroti Norma Multitafsir
Aksi Pemalangan Sekolah Hentikan Aktivitas Belajar, Kepala Kampung Nawaripi Sebut Premanisme
Pemerintah Kampung Nawaripi Gelar Musdus, RT 19 Ajukan Usulan Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:45 WIT

Reses di Mimika, Nancy Raweyai Serap Aspirasi Fasilitas Belajar Anak Panti Asuhan

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:01 WIT

Jembatan Rusak dan Guru Menumpang, Warga Jila Curhat ke DPRK Mimika

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:28 WIT

Komunitas Musik Timika Bagi Takjil, Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadan

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:49 WIT

Perkuat Akses Pendidikan Papua Tengah, Soedeson Tandra Kucurkan PIP untuk Ratusan Siswa Mimika

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:01 WIT

Pidana Mati Bersyarat di KUHP Baru Dinilai Ancam Kepastian Hukum, Advokat Soroti Norma Multitafsir

Berita Terbaru