GMKI Biak Nilai Pilkades Serentak di Biak Numfor Kurang Efektif, Soroti Lemahnya Pengawasan

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jovan Yoga, Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Cabang Biak

Jovan Yoga, Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Cabang Biak

Biak, Haluan Papua – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Biak menilai pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 10 Desember 2025 di Kabupaten Biak Numfor berlangsung kurang efektif.

Penilaian tersebut didasarkan pada lemahnya sistem pengawasan dalam proses Pilkades yang tidak melibatkan lembaga independen seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

GMKI menyoroti bahwa pengawasan Pilkades sepenuhnya dilakukan oleh DPRK dan Pemerintah Daerah. Kondisi ini dinilai belum mampu menjamin prinsip netralitas dan profesionalitas dalam setiap tahapan pemilihan.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan BPC GMKI Biak, Jovan Yoga, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Selasa (23/12). Ia menegaskan bahwa Pilkades merupakan bagian penting dari praktik demokrasi di tingkat kampung yang seharusnya menjunjung tinggi prinsip transparansi, keadilan, dan akuntabilitas.

“Pilkades adalah proses demokrasi yang sangat menentukan arah kepemimpinan di kampung. Ketika pelaksanaannya tidak berada di bawah pengawasan lembaga independen seperti KPU dan Bawaslu, maka potensi pelanggaran dan konflik kepentingan sangat terbuka,” ujar Jovan.

Menurutnya, pengawasan yang hanya dilakukan oleh DPRK dan pemerintah daerah belum cukup menjamin objektivitas serta integritas proses Pilkades. Situasi tersebut, lanjut dia, berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan sekaligus membuka ruang terjadinya sengketa dan konflik horizontal di tingkat kampung.

GMKI Cabang Biak menilai lemahnya sistem pengawasan dapat berdampak langsung pada legitimasi kepala kampung terpilih serta stabilitas sosial masyarakat. Oleh karena itu, GMKI mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelaksanaan Pilkades ke depan, termasuk dengan melibatkan lembaga pengawas independen atau membentuk mekanisme pengawasan yang lebih terbuka dan partisipatif.

“Demokrasi lokal harus dijaga kualitasnya. Pilkades tidak boleh sekadar menjadi agenda administratif, tetapi harus menjadi proses demokrasi yang bersih, jujur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat kampung,” tegasnya.

GMKI Cabang Biak berharap Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dapat mengambil langkah serius guna memperbaiki tata kelola Pilkades di masa mendatang, demi terwujudnya demokrasi kampung yang sehat, adil, dan berintegritas. (*)

Berita Terkait

Perkuat Akses Pendidikan Papua Tengah, Soedeson Tandra Kucurkan PIP untuk Ratusan Siswa Mimika
Pidana Mati Bersyarat di KUHP Baru Dinilai Ancam Kepastian Hukum, Advokat Soroti Norma Multitafsir
Aksi Pemalangan Sekolah Hentikan Aktivitas Belajar, Kepala Kampung Nawaripi Sebut Premanisme
Pemerintah Kampung Nawaripi Gelar Musdus, RT 19 Ajukan Usulan Prioritas
Akses Terbatas di Pedalaman Mimika, Freeport Terbangkan 90 Ton Kebutuhan Natal Warga di Dataran Tinggi
GKI Ebenhaezer Timika Gelar Ibadah Malam Kudus Natal, Refleksi Penggenapan Janji Allah
Ketika Jalan Berlubang Dibiarkan, Warga Otomona Terpaksa Bertindak
Natal di Mimika Dimulai dari Kampung Nawaripi

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:49 WIT

Perkuat Akses Pendidikan Papua Tengah, Soedeson Tandra Kucurkan PIP untuk Ratusan Siswa Mimika

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:01 WIT

Pidana Mati Bersyarat di KUHP Baru Dinilai Ancam Kepastian Hukum, Advokat Soroti Norma Multitafsir

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:01 WIT

Aksi Pemalangan Sekolah Hentikan Aktivitas Belajar, Kepala Kampung Nawaripi Sebut Premanisme

Senin, 12 Januari 2026 - 18:04 WIT

Pemerintah Kampung Nawaripi Gelar Musdus, RT 19 Ajukan Usulan Prioritas

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:28 WIT

Akses Terbatas di Pedalaman Mimika, Freeport Terbangkan 90 Ton Kebutuhan Natal Warga di Dataran Tinggi

Berita Terbaru