Nabire, HaluanPapua — Komitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Papua Tengah kembali ditegaskan melalui penyerahan simbolis Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Aspirasi kepada 15 mahasiswa STMIK Nabire.
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Nancy Natalia Raweyai, dan perwakilan Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, selaku pengusul aspirasi program. Turut hadir pimpinan STMIK Nabire, para dosen, serta mahasiswa penerima manfaat.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (21/11), program KIP Kuliah Aspirasi diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi maupun yang berasal dari keluarga kurang mampu, dengan tujuan meringankan beban biaya pendidikan agar mereka dapat melanjutkan studi tanpa hambatan finansial.
Dalam sambutannya, Nancy Natalia Raweyai menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan SDM di Papua Tengah.
“Kalian adalah calon pemimpin negeri. Fokus belajar dan kelola keuangan dengan dewasa serta bertanggung jawab. Bantuan ini diberikan agar kalian bisa fokus dan semangat dalam menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.
Para penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Pihak STMIK Nabire turut memberikan penghargaan kepada DPD RI dan DPR Papua Tengah atas komitmen dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyampaian pesan motivasi, yang mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan Papua Tengah. (*)






