Kantor Kampung Hangaitji Dipalang 2 Minggu, DPRK Mimika Minta Pemerintah Segera Bertindak

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor kampung Hangaitji

Kantor kampung Hangaitji

Timika, HaluanPapua – Kantor Kampung Hangaitji, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, dilaporkan dipalang oleh warga selama kurang lebih dua minggu terakhir. Akibatnya, aktivitas pelayanan publik di kantor kampung tersebut tidak berjalan dan masyarakat mengalami kesulitan mengakses layanan pemerintahan maupun kesehatan.

Anggota DPRK Mimika, Billianus Zoani, mengatakan dirinya menerima laporan langsung dari Kepala Kampung Hangaitji terkait terhentinya pelayanan akibat pemalangan yang dilakukan warga karena persoalan sertifikat tanah.

“Saya mendapat laporan dari kepala kampung bahwa sudah dua minggu pelayanan publik di Kantor Kampung Hangaitji tidak berjalan karena ada pemalangan dari warga terkait masalah sertifikat tanah,” kata Billianus, Senin (9/3/2026)

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, status tanah tersebut sebenarnya sudah diputuskan melalui proses hukum di pengadilan negeri beberapa bulan lalu dan dimenangkan oleh pemerintah. Bahkan, pemerintah kampung telah melakukan pematokan karena lahan tersebut sudah dinyatakan milik pemerintah.

“Tanah itu sudah dimenangkan pemerintah di pengadilan, bahkan sudah dipatok oleh pemerintah kampung karena statusnya sudah milik pemerintah. Namun masih ada warga yang mengklaim bahwa tanah itu miliknya,” ujarnya.

Menurut Billianus, pemalangan tersebut berdampak langsung pada masyarakat karena berbagai pelayanan dilakukan di lokasi tersebut, termasuk pelayanan administrasi dan pelayanan kesehatan.

“Saat ini masyarakat sangat kesulitan mengakses pelayanan, termasuk pelayanan kesehatan, karena semua dilakukan di lokasi itu,” katanya.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Mimika segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut agar pelayanan kepada masyarakat tidak terus terhambat.

“Saya minta pemerintah segera menyelesaikan masalah ini supaya pelayanan kepada masyarakat bisa kembali berjalan normal. Jangan sampai masyarakat yang jadi korban karena konflik yang tidak segera diselesaikan,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Reses di Mimika, Nancy Raweyai Serahkan Bantuan 600 Kg Bibit Jagung untuk Warga Jayanti kampung Mimika Gunung
Reses di Mimika, Nancy Raweyai Serap Aspirasi Fasilitas Belajar Anak Panti Asuhan
Forum Sahabat Joel Tuju Suku Mimika Dukung Kebijakan Rolling ASN, Nilai Sesuai Aturan dan Langkah Strategis Perbaikan Birokrasi
Reses di Mimika Tengah, Fredewina Matirani Siap Kawal Aspirasi Listrik, Air Bersih hingga Pelabuhan
Reses di Waituku, Ester Tsenawatme Terima Aspirasi Jalan, Pelabuhan dan Sekolah
1.400 Siswa Mimika dan Nabire Dapat PIP Aspirasi Yorrys Raweyai
Nancy Raweyai Kawal Speedboat Pusling Potowaiburu, Pemda Diminta Buktikan Keseriusan Layani Warga Pesisir Mimika Barat Jauh
Reses di Wanagon, Elias Rande Ratu Serap Aspirasi Warga Soal Jalan, Drainase hingga Air Bersih

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:08 WIT

Reses di Mimika, Nancy Raweyai Serahkan Bantuan 600 Kg Bibit Jagung untuk Warga Jayanti kampung Mimika Gunung

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:45 WIT

Reses di Mimika, Nancy Raweyai Serap Aspirasi Fasilitas Belajar Anak Panti Asuhan

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:54 WIT

Forum Sahabat Joel Tuju Suku Mimika Dukung Kebijakan Rolling ASN, Nilai Sesuai Aturan dan Langkah Strategis Perbaikan Birokrasi

Senin, 16 Maret 2026 - 19:19 WIT

Reses di Mimika Tengah, Fredewina Matirani Siap Kawal Aspirasi Listrik, Air Bersih hingga Pelabuhan

Senin, 16 Maret 2026 - 08:56 WIT

Reses di Waituku, Ester Tsenawatme Terima Aspirasi Jalan, Pelabuhan dan Sekolah

Berita Terbaru