Ketika Jalan Berlubang Dibiarkan, Warga Otomona Terpaksa Bertindak

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menambal jalan berlubang secara swadaya di Jalan Pendidikan Jalur 1, Kelurahan Otomona, Timika, Minggu (21/12).

Warga menambal jalan berlubang secara swadaya di Jalan Pendidikan Jalur 1, Kelurahan Otomona, Timika, Minggu (21/12).

Timika, HaluanPapua – Di tengah kondisi jalan berlubang yang berpotensi memicu kecelakaan, warga di Jalan Pendidikan Jalur 1, Kelurahan Otomona, Distrik Mimika Baru, memilih bertindak dengan melakukan penambalan jalan secara swadaya pada Minggu (21/12).

Pantauan di lokasi, sejumlah warga tampak bergotong royong menutup lubang jalan menggunakan material sederhana berupa pasir dan semen. Aksi tersebut dilakukan tanpa menunggu penanganan dari pemerintah, sebagai upaya mencegah kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang kerap melintas di jalur tersebut.

Muhammad Amin, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama dan berulang kali dikeluhkan warga. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga sering menyebabkan kecelakaan ringan serta kerusakan kendaraan.

“Lubang-lubang ini sudah lama ada. Beberapa pengendara pernah jatuh, kendaraan juga sering rusak. Karena belum ada perbaikan, kami sepakat menambalnya sendiri demi keselamatan bersama,” ujar Amin.

Aksi swadaya ini mencerminkan kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat Otomona dalam menyikapi persoalan infrastruktur yang belum tertangani secara cepat. Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen agar akses jalan di kawasan tersebut kembali aman dan layak digunakan. (*)

Berita Terkait

Perkuat Akses Pendidikan Papua Tengah, Soedeson Tandra Kucurkan PIP untuk Ratusan Siswa Mimika
Pidana Mati Bersyarat di KUHP Baru Dinilai Ancam Kepastian Hukum, Advokat Soroti Norma Multitafsir
Aksi Pemalangan Sekolah Hentikan Aktivitas Belajar, Kepala Kampung Nawaripi Sebut Premanisme
Pemerintah Kampung Nawaripi Gelar Musdus, RT 19 Ajukan Usulan Prioritas
Akses Terbatas di Pedalaman Mimika, Freeport Terbangkan 90 Ton Kebutuhan Natal Warga di Dataran Tinggi
GKI Ebenhaezer Timika Gelar Ibadah Malam Kudus Natal, Refleksi Penggenapan Janji Allah
GMKI Biak Nilai Pilkades Serentak di Biak Numfor Kurang Efektif, Soroti Lemahnya Pengawasan
Natal di Mimika Dimulai dari Kampung Nawaripi

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:49 WIT

Perkuat Akses Pendidikan Papua Tengah, Soedeson Tandra Kucurkan PIP untuk Ratusan Siswa Mimika

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:01 WIT

Pidana Mati Bersyarat di KUHP Baru Dinilai Ancam Kepastian Hukum, Advokat Soroti Norma Multitafsir

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:01 WIT

Aksi Pemalangan Sekolah Hentikan Aktivitas Belajar, Kepala Kampung Nawaripi Sebut Premanisme

Senin, 12 Januari 2026 - 18:04 WIT

Pemerintah Kampung Nawaripi Gelar Musdus, RT 19 Ajukan Usulan Prioritas

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:28 WIT

Akses Terbatas di Pedalaman Mimika, Freeport Terbangkan 90 Ton Kebutuhan Natal Warga di Dataran Tinggi

Berita Terbaru