Timika, HaluanPapua – Komunitas Musik Timika (KMT) menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Cendrawasih, depan Hotel Komoro Tame, tepatnya di halaman Losari Cafe, Timika. Minggu (8/3/20260
Kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda rutin tahunan Komunitas Musik Timika yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan serta mempererat tali persaudaraan antar anggota komunitas, tanpa melihat perbedaan latar belakang agama.
Owner Losari Cafe, Hj. Nur Andi Picunang, yang juga sebagai pembina Komunitas Musik Timika, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar berbagi makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi momen mempererat solidaritas antar anggota komunitas dan masyarakat.
“Kegiatan ini selain berbagi kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, juga menjadi agenda rutin tahunan Komunitas Musik Timika guna memupuk rasa kebersamaan sesama anggota komunitas,” ujarnya.
Ketua Komunitas Musik Timika, Esau Wanggai, menjelaskan bahwa sejak komunitas ini berdiri pada tahun 2020, kegiatan berbagi takjil selalu dilaksanakan setiap bulan Ramadan sebagai bentuk toleransi dan kebersamaan antar umat beragama di Kabupaten Mimika.
“Sejak berdirinya komunitas ini pada tahun 2020, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin kami. Walaupun hanya sekitar 10 persen anggota KMT yang beragama muslim, di situlah kami menunjukkan rasa silaturahmi yang tinggi antar umat beragama di Kabupaten Mimika,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah grup band yang tergabung dalam Komunitas Musik Timika turut ambil bagian, di antaranya Apokona Band, Kurulu Home Band, ONE Veel Band, dan Pengamen Elit.
Kegiatan berbagi takjil kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan makan bersama seluruh anggota Komunitas Musik Timika sebagai bentuk kebersamaan dan kekeluargaan di antara para musisi Timika. (*)












