Timika, HaluanPapua – Anggota DPR Papua Tengah dari daerah pemilihan (Dapil) Mimika, Nancy Raweyai, memastikan bantuan satu unit speedboat Pusat Kesehatan Keliling (Pusling) Perairan untuk Puskesmas Potowaiburu telah terealisasi.
Bantuan yang bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) DPR Papua Tengah tersebut telah diserahkan beberapa waktu lalu di Timika dan turut dihadiri oleh Bupati serta Wakil Bupati Mimika.
Melalui keterangan tertulisnya pada Selasa (10/3/2026), Nancy menjelaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bagian dari amanat konstitusional yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 terkait perencanaan pembangunan daerah.
Ia mengaku bersyukur perjuangan yang dimulai sejak Februari tahun lalu akhirnya membuahkan hasil nyata bagi masyarakat pesisir, khususnya di wilayah Mimika Barat Jauh.
“Puji Tuhan, ini capaian luar biasa bagi pemerintah provinsi yang baru dan juga DPR. Ini awalan yang baik. Aspirasi masyarakat di Potowaiburu sudah masuk sejak Februari tahun lalu karena selama ini warga kesulitan berobat ke Timika,” kata Nancy.
Menurutnya, proses realisasi bantuan tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan melalui tahapan teknis yang cukup panjang. Ia juga mengapresiasi sinergi antara DPR Papua Tengah dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah otonomi baru tersebut.
Nancy menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting agar masyarakat tidak terus menjadi pihak yang dirugikan oleh dinamika politik dan birokrasi.
“Kita tidak bisa turun hanya memberi janji palsu. Semua harus melewati tahapan karena DPR merupakan mitra pemerintah provinsi. Ke depan saya akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi untuk bertemu Dinkes Mimika guna memastikan speedboat ini benar-benar sampai ke Mimika Barat Jauh,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab operasional fasilitas tersebut kini berada di tangan pemerintah daerah serta aparat kampung setempat. Nancy meminta kepala distrik, kepala kampung hingga kepala puskesmas memastikan speedboat tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, pengawasan bersama sangat penting karena peran aparatur sipil negara (ASN) dalam pelayanan publik di Papua sangat dominan.
Selain memperjuangkan transportasi layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir, Nancy juga tengah mendorong sejumlah agenda prioritas pembangunan lain di wilayah Dapil Mimika.
Beberapa di antaranya mencakup pembangunan jembatan di Jayanti yang kerap tergenang saat hujan, bantuan fasilitas pendidikan di Kiura, serta dukungan bagi pembangunan rumah ibadah.
“Semua usulan masyarakat itu urgen. Namun secara teknis Pokir harus menyesuaikan RPJMD dan program prioritas pemerintah provinsi. Anggaran berada di dinas terkait, bukan di DPR. Tugas kami memperjuangkan aspirasi itu sampai benar-benar dirasakan masyarakat di pelosok,” tutup Nancy. (*)












