Nancy Raweyai Soroti Kinerja Sekwan DPR Papua Tengah

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nancy Natalia Raweyai (Anggota DPR Provinsi Papua Tengah)

Nancy Natalia Raweyai (Anggota DPR Provinsi Papua Tengah)

Nabire, HaluanPapua – Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Nancy Natalia Raweyai, melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua Tengah. Ia menyoroti pengadaan pakaian dinas harian (PDH) yang dinilai tidak profesional dan jauh dari standar kelayakan.

Menurut Nancy, seragam yang seharusnya mencerminkan kehormatan lembaga legislatif justru menjadi bahan keluhan.

“Kualitas bahan di bawah standar, hasil jahitan tidak rapi. Ada yang ukurannya tidak sesuai, bahkan ada yang lengannya sebelah lebih pendek. Ini sangat memalukan,” tegasnya, Kamis (9/5/2025).

Foto Pengadaan PDH DPR Provinsi Papua Tengah

Nancy menyebutkan bahwa dirinya telah menyampaikan kritikan secara resmi, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak Sekwan. Ia menyayangkan sikap acuh yang ditunjukkan, meskipun keluhan juga datang dari banyak anggota dewan lainnya.

Tak hanya soal PDH, Nancy menilai kinerja Sekwan secara keseluruhan tidak menunjang aktivitas kedewanan.

“Banyak agenda kerja dewan yang belum bisa terlaksana, karena tidak adanya dukungan teknis dan administratif dari Sekwan dan jajarannya. Ini sangat menghambat jalannya fungsi lembaga,” tambahnya.

Peran Sekwan ini sangat penting untuk mendukung teknis dan administratif kegiatan Dewan sesuai dengan tupoksinya. Dengan semangat membangun Provinsi Papua Tengah, perlu melakukan evaluasi untuk mendorong kinerja yang lebih baik.

“Dewan harusnya di dukung dengan tata kelola administratif yang baik, sehingga dapat menjalankan tiga tugas penting kedewanan, legislasi, anggaran dan pengawasan. Bisa lihat di Sekwan-Sekwan di daerah lainnya, yang mendukung administratifnya secara baik, ujar Nancy.

“Jangan anti kata evaluasi, ini menjadi penting guna bekerja sama 5 tahun untuk membangun Provinsi Papua Tengah. PR kita banyak, DPR semangat kerja, jangan urusan administratif yang menjadi tanggung jawab sekertariat Dewan malah jadi menghambat ,” tegas Nancy.

Sementara itu, menurut Martha Pigome, Sekretaris DPR Provinsi Papua Tengah mengatakan, “menurut saya, pengadaan baju itu, pada jaman Plt Pak Barnabas Yoteni, karena saya berada di Paniai sebagai Pj Bupati. Jadi tanya dia ya, karena itu pada masanya, seperti itu ya, karena dia yang Plt Sekwan saat itu,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Bagian Umum dan Keuangan Setwan DPR Papua Tengah, Barnabas Yoteni yang merupakan Plt Sekwan pada saat itu, tidak bersedia memberikan komentar saat dihubungi melalui telepon dan pesan singkat. Upaya konfirmsi terus dilakukan, namun tidak respon yang diterima. (*)

Berita Terkait

Perkuat Akses Pendidikan Papua Tengah, Soedeson Tandra Kucurkan PIP untuk Ratusan Siswa Mimika
Aksi Pemalangan Sekolah Hentikan Aktivitas Belajar, Kepala Kampung Nawaripi Sebut Premanisme
Pemerintah Kampung Nawaripi Gelar Musdus, RT 19 Ajukan Usulan Prioritas
Akses Terbatas di Pedalaman Mimika, Freeport Terbangkan 90 Ton Kebutuhan Natal Warga di Dataran Tinggi
GKI Ebenhaezer Timika Gelar Ibadah Malam Kudus Natal, Refleksi Penggenapan Janji Allah
Ketika Jalan Berlubang Dibiarkan, Warga Otomona Terpaksa Bertindak
Natal di Mimika Dimulai dari Kampung Nawaripi
Pemkam Nawaripi Hadir untuk Warga, BLT Dana Desa Tahap II Disalurkan ke 45 KPM

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:49 WIT

Perkuat Akses Pendidikan Papua Tengah, Soedeson Tandra Kucurkan PIP untuk Ratusan Siswa Mimika

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:01 WIT

Aksi Pemalangan Sekolah Hentikan Aktivitas Belajar, Kepala Kampung Nawaripi Sebut Premanisme

Senin, 12 Januari 2026 - 18:04 WIT

Pemerintah Kampung Nawaripi Gelar Musdus, RT 19 Ajukan Usulan Prioritas

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:28 WIT

Akses Terbatas di Pedalaman Mimika, Freeport Terbangkan 90 Ton Kebutuhan Natal Warga di Dataran Tinggi

Senin, 22 Desember 2025 - 13:40 WIT

Ketika Jalan Berlubang Dibiarkan, Warga Otomona Terpaksa Bertindak

Berita Terbaru