Timika, HaluanPapua – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah, Nancy Raweyai, memanfaatkan masa reses tahap III untuk turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di Kampung Mimika Gunung, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (14/12). Dalam reses tersebut, isu kesehatan anak menjadi sorotan utama.
Puluhan warga hadir dan aktif mengikuti rangkaian kegiatan reses yang dirangkai dengan pelayanan kesehatan gratis bagi anak-anak. Kehadiran program ini disambut antusias masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan dasar.
Nancy Raweyai menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal legislatif, melainkan ruang untuk memastikan kebijakan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama perlindungan kesehatan anak-anak Papua sebagai generasi penerus.

“Reses ini menjadi momentum untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan kesehatan anak-anak Papua sebagai generasi emas,” ujar Nancy.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pelayanan kesehatan gratis berupa pengobatan cacing, pemberian tetes mata dan telinga, serta pembagian vitamin kepada anak-anak. Tercatat sebanyak 40 anak mengikuti pemeriksaan dan menerima layanan kesehatan.
Nancy juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam menjaga kesehatan anak melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat, terutama bagi anak-anak yang masih berada dalam usia sekolah.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan membiasakan pola hidup sehat, karena anak-anak Papua adalah masa depan daerah ini,” tegasnya.
Sementara itu, warga Kampung Mimika Gunung, Melianus Limpau, mengapresiasi kegiatan reses yang dinilainya memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Pelayanan kesehatan seperti ini sangat membantu kami, terutama untuk anak-anak. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” kata Melianus.
Lebih lanjut, Nancy menegaskan komitmennya untuk mendorong program pelayanan kesehatan gratis sebagai agenda prioritas dan berkelanjutan di Papua Tengah, guna mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. (*)






